Preface

To The Student

The purpose of this book is to teach you how to write in English by giving you ample practice in writing your own compositions, starting with the very first lesson. The book also aims to help you communicate better in writing by giving you better knowledge of the grammatical structures of the language and by making this a working knowledge thorough constant application.

This lessons are planned to help you gain both the mechanics (the ability to spell, punctuate, and follow grammatical conventions) and a degree of competency (what to say, how to organize it, and how to say it) in your writing. The topic of composition is always something that is within your personal experience or knowledge, so you will have “what to say.” The model compositions help you acquire the necessary repertory of words, phrases, and sentences for “how to say it.”

By learning to follow the models, you are assured of a minimum number of errors and are less apt to become discourage. You will soon find that you are gaining more confidence in your writing ability and that you are learning how to write in an organized and understandable manner. The task of writing is made as pleasant as possible.

Each lesson is divided into a number of parts :

Model Composition

Vocabulary and Common Expressions

Structures

Activities

Dictations / Dicto-comps

Outline and Composition Writing

Handbook

Quizzes

To the Instructor

 

Advertisements
Posted in Guided Composition, Uncategorized

RAHASIA PENTINGNYA SHALAT DIAWAL WAKTU

Temans… saya menemukan postingan ini di group Facebook… tepatnya di sini : https://www.facebook.com/groups/atlantisindonesia/permalink/697515793631670/ Menurut saya, isinya sangat bagus untuk jadi bahan renungan.  Semoga kita semua selalu shalat tepat waktu.. mendirikan shalat hingga tercermin dalam cara kita berfikir, bertutur kata, dan bertindak sehari-hari….  Aamiin…

Inilah Rahasia Mengapa Shalat Harus di Awal Waktu – Rasulullah saw sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan shalat fadhu di awal Seperti yang beliau sabdakan,”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Swt adalah Shalat pada waktunya, Berbakti kepada kedua orang tua, dan Jihad di jalan Allah Swt.” (HR Bukhari & Muslim)

Inilah Rahasia Mengapa Shalat Harus di Awal Waktu

Ternyata anjuran tersebut ada hikmahnya. Menurut para ahli, setiap perpindahan waktu sholat, bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Kondisi tersebut dapat berpengaruh pada kesehatan, psikologis dan lainnya. Berikut ini kaitan antara shalat di awal waktu dengan warna alam.

Waktu Subuh

Pada waktu subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam ilmu Fisiologi (Ilmu biologi yang mempelajari berlangsungnya sistem kehidupan) tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisma tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rejeki dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur nyenyak pada waktu Subuh akan menghadapi masalah rejeki dan komunikasi. Mengapa? Karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika roh dan jasad masih tertidur. Pada saat azan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimal. Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu ruku dan sujud.

Waktu Zuhur

Alam berubah menguning dan ini berpengaruh kepada perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga punya pengaruh terhadap hati. Warna kuning ini mempunyai rahasia berkaitan dengan keceriaan seseorang. Mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan sholat Zuhur berulang kali akan menghadapi masalah dalam sistem pencernaan serta berkurang keceriaannya.

Waktu Ashar

Alam berubah lagi warnanya menjadi oranye. Hal ini berpengaruh cukup signifikan terhadap organ tubuh yaitu prostat, rahim, ovarium/ indung telur dan testis yang merupakan sistem reproduksi secara keseluruhan. Warna oranye di alam juga mempengaruhi kreativitas seseorang. Orang yang sering ketinggalan waktu Ashar akan menurun daya kreativitasnya. Di samping itu organ-organ reproduksi ini juga akan kehilangan tenaga positif dari warna alam tersebut.

Waktu Maghrib

Warna alam kembali berubah menjadi merah. Sering pada waktu ini kita mendengar banyak nasehat orang tua agar tidak berada di luar rumah. Nasehat tersebut ada benarnya karena pada saat Maghrib tiba, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis. Pada waktu ini jin dan iblis amat bertenaga karena mereka ikut bergetar dengan warna alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan sebaiknya berhenti sejenak dan mengerjakan sholat Maghrib terlebih dahulu. Hal ini lebih baik dan lebih selamat karena pada waktu ini banyak gangguan atau terjadi tumpang-tindih dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama dan bisa menimbulkan fatamorgana yang bisa mengganggu penglihatan kita.

Waktu Isya

Pada waktu ini, warna alam berubah menjadi nila dan selanjutnya menjadi gelap. Waktu Isya mempunyai rahasia ketenteraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak. Mereka yang sering ketinggalan waktu Isya akan sering merasa gelisah. Untuk itulah ketika alam mulai diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan tubuh ini. Dengan tidur pada waktu Isya, keadaan jiwa kita berada pada gelombang Delta dengan frekuensi dibawah 4 Hertz dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu rehat. Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna-warna putih, merah jambu dan ungu. Perubahan warna ini selaras dengan kelenjar pineal (badan pineal atau “mata ketiga”, sebuah kelenjar endokrin pada otak) kelenjar pituitary, thalamus (struktur simetris garis tengah dalam otak yang fungsinya mencakup sensasi menyampaikan, rasa khusus dan sinyal motor ke korteks serebral, bersasama dengan pengaturan kesadaran, tidur dan kewaspadaan) dan hypothalamus (bagian otak yang terdiri dari sejumlah nucleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid, glukokortikoid, glukosa dan suhu). Maka sebaiknya kita bangun lagi pada waktu ini untuk mengerjakan sholat malam (tahajud).

Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur karena telah di’karuniakan’ syariat shalat oleh Allah Swt sehingga jika dilaksanakan sesuai aturan maka secara tak sadar kita telah menyerap tenaga alam ini. Inilah hakikat mengapa Allah Swt mewajibkan shalat kepada kita sebagai hambaNya. Sebagai Pencipta Allah swt mengetahui bahwa hambaNya amat sangat memerlukan-Nya. Shalat di awal waktu akan membuat badan semakin sehat.***

(syaamilquran.com/ sumber: motivasi islami abadi)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kisah Rasulullah dan Pengemis Yahudi Buta

Di sudut pasar Madinah Al Munawarah, ada seorang Yahudi yang buta. Hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata:

Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir. Apabila kalian mendekatinya, maka kalian akan di pengaruhinya.”

Hampir setiap pagi, Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah katapun Rasul menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad.

Rasulullah SAW melakukan hal itu hingga beliau menjelang wafat. Setelah Rasulullah wafat, tak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi dan yang menyuapi orang Yahudi yang buta itu.

Suatu hari Abu Bakar ra berkunjung ke rumah anaknya (Aisyah). Beliau bertanya kepada Aisyah: “Anakku, adakah sunnah Rasul yang belum aku kerjakan?” . Aisyah menjawab pertanyaan ayahnya: “Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah saja. Hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja“, ucap Aisyah.

Apakah itu?” Tanya Abu Bakar. “Setiap pagi, Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada di sana“, jawab Aisyah.

Keesokan harinya, Abu Bakar pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abu Bakar mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepadanya.

Ketika Abu Bakar mulai menyuapinya, tiba-tiba pengemis itu marah sambil berteriak: “Siapa kamu…!!!” Abu Bakar menjawab: “Aku orang yang biasa“. “Bukan…!!! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku.” sahut pengemis buta itu.

Lalu pengemis itu melanjutkan bicaranya: “Apabila ia datang kepadaku, tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan itu, baru setelah itu ia berikan makanan itu kepadaku.”

Abu Bakar yang mendengar jawaban orang buta itu kemudian menangis sambil berkata: “Aku memang bukan yang biasa datang kepadamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya. Orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad, Rasulullah SAW.”

Setelah pengemis itu mendengar cerita Abu Bakar, pengemis itu pun menangis dan kemudian berkata “Benarkah demikian?”, tanya pengemis, kepalanya tertunduk dan air matanya mulai menetes.

“Selama ini aku selalu menghinanya dan memfitnahnya”, lanjutnya. Tetapi ia tidak pernah marah kepadaku, sedikitpun!”, ucap sang pengemis Yahudi sambil menangis terisak.

“Ia selalu mendatangiku, sambil menyuapiku dengan cara yang sangat lemah lembut…”  sambil menahan kesedihan… namun akhirnya dia pun menangis.

Lalu ditengah tangisannya, sang pengemis Yahudi itupun berteriak, “Ia begitu mulia… Ia begitu mulia…!!!” sambil mendongakkan kepalanya kearah langit biru. Kedua tangannya dibuka lebar seperti berdoa, dan kemudian kembali duduk simpuh.

Spontan, mereka berpelukan. Mereka berdua larut dalam tangisan. Tangisan kehilangan seseorang yang paling mulia sepanjang masa. Lalu sesaat mereka terdiam, kemudian pengemis Yahudi buta itu meminta kepada Abu Bakar untuk menuntunnya bersyahadat.

Pengemis itupun bersyahadat… bersyahadat dihadapan Abu Bakar. Jadilah pengemis itu seorang muslim yang berserah diri kepada Allah SWT. Subhanallah…

Syahdan, suatu hari, Nabi Muhammad SAW akan pergi ke masjid. Seperti biasanya, beliau pun selalu melewati jalan itu karena konon memang hanya itu jalan satu-satunya. Setiap melewati jalan itu, Nabi Muhammad SAW dihina, dicaci, diludahi, bahkan dilempari kotoran oleh seorang sahabat. Nabi Muhammad SAW berusaha bersabar dan bersabar. Bahkan, konon Malaikat Jibril muntap alias marah besar atas penghinaan sahabat itu kepada Nabi Muhammmad SAW. Maka, Malaikat Jibril merayu Nabi Muhammad SAW untuk membalas dendam. Namun, Nabi Muhammad SAW berkata, “Tak usah ya, Jibril. Sahabat itu belum mengenal Islam. Biarkanlah dia dengan perilakunya.” Dan terjadilah penghinaan it uterus-menerus.

Namun, hari itu sungguhlah teramat berbeda. Nabi Muhammad SAW tidak bertemu dengan sahabat yang biasa menghinanya. Tak terlihat sahabat itu duduk dan menunggu Nabi Muhammad SAW yang biasa lewat jalan itu. Tentu saja kondisi itu justru mengherankan Nabi Muhammad SAW. Maka, beliau pun berusaha mencari tahu tentang nasib sahabat. Maka, diketahuilah bahwa sahabat itu sedang sakit keras. Sahabat itu tidak bisa bangun dari tidurnya. Sehari-hari sahabat itu hanya meringkuk di tempat tidur.

Begitu mendengar kabar itu, Nabi Muhammad SAW pun segera bergegas pergi. Beliau pergi untuk menengok sahabat yang sedang sakit itu. Sama sekali beliau tidak menghiraukan pengalamannya yang dihina, dicemooh, dicaci, bahkan disakiti. Nabi Muhammad hanya berkeinginan untuk segera bertemu dengan sang sahabat. Nabi Muhammad SAW ingin mengetahui kondisi yang sebenarnya.

Setiba di depan pintu sang sahabat, Nabi Muhammad SAW segera mengetuk pintu. Tak lupa beliau berucap salam. Hanya suara lemah yang terdengar. Suara lemah yang menggambarkan bahwa orang yang membalas salam tersebut dalam keadaan sakit keras. Nyaris perasaan Nabi Muhammad SAW tak kuat lagi. Langsung saja pintu rumah dibukanya. Dan tiba-tiba Nabi Muhammad SAW terbelalak ketika melihat kondisi sang sahabat. Sahabat itu terkulai lemah di ranjangnya.

Ketika mengetahui orang yang menengoknya adalah Nabi Muhammad SAW, sahabat itu pucat pasi. Keringat dingin mengucur deras sebagai pertanda rasa ketakutan yang teramat sangat. Sahabat itu ketakutan karena disangkanya Nabi Muhammad SAW akan membalas dendam. Ya, Nabi Muhammad SAW dikira akan membalas dendam karena sahabat itu terlalu sering menyakitinya. Semakin Nabi Muhammad SAW mendekati dirinya, sahabat itu semakin pucat pasi.

Ketika sudah berada di sampingnya, tak disangka Nabi Muhammad SAW meletakkan tangan lembutnya di dahi. Lalu, tangan Nabi Muhammad SAW mengusap-usap tangan sahabat. Dengan suara lembut, Nabi Muhammad SAW bertanya tentang penyakit dan perasaan yang dirasakan sahabat.

Mendengar bahasa halus Nabi Muhammad SAW, sahabat itu bergidik gemetar. Perasaannya berkecamuk. Sahabat itu tak pernah menyangka bahwa Nabi Muhammad SAW memiliki watak yang sedemikian mulia. Sama sekali Nabi Muhammad SAW tidak menampakkan rasa dendamnya. Justru Nabi Muhammad SAW memperlihatkan kepribadiannya yang penyayang dan penyantun. Sungguh perilaku Nabi Muhammad SAW itu mengetuk hati sahabat. Tiba-tiba, sahabat itu mencium tangan Nabi Muhammad SAW. Dengan suara gemetar, sahabat itu berusaha berkata-kata.

“Wahai Muhammad. Ketika engkau akan beribadah, saya selalu mengganggumu. Saya selalu menyakitimu. Saya selalu berusaha agar kamu tidak dapat beribadah dengan segala caraku. Namun, semua usahaku ternyata gagal. Hari ini, saya sedang sakit. Tak seorang pun teman-temanku menengokku. Justru kamu adalah orang yang pertama menengokku. Sungguh hatimu teramat mulia. Maka, persaksikanlah wahai Muhammad, bahwa saya masuk Islam.”

Suri Tauladan

Tauladan dari Rasulullah SAW inilah yang akan kita contoh dan tiru. Segala macam tuduhan pada kita yang berdasarkan “pendapat” dari pemikiran mereka, tidak akan dilayani dengan cara – cara seperti mereka lakukan pada kita. Segala macam tuduhan yang hanya berdasarkan cara berpikir sesuai kapasitas akal dan kemampuan otak mereka , tidak akan dilayani dengan cara yang mereka inginkan . Kita akan memaklumi mereka tanpa melibatkan emosi , karena “Ilmu” yang mereka miliki benar – benar belum memenuhi syarat untuk dapat berpikir secara baik dan benar. Kita juga tidak akan membalas dengan cara “menjelek-jelekkan” pihak mereka yang “menjelek-jelekkan” pihak kita, karena apabila itu dilakukan, maka apa bedanya kita dengan mereka. Biarkanlah mereka dengan kebenciannya, jangan balas kebencian dengan kebencian. Jangan menghabiskan waktu kita untuk melayani mereka, habiskanlah waktu kita untuk melayani umat yang membutuhkan, karena sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi sesamanya.

Oleh karena itu, segala perbedaan pendapat dan tuduhan ini tidak akan mengalihkan perhatian kita di dalam membangun dan memajukan umat. Kita akan selalu membuat karya – karya nyata di masyarakat, bekerja sama dengan berbagai pihak yang bertujuan sama. Al-Qur’an adalah semua petunjuk untuk membuat karya nyata, apabila kita mampu menterjemahkannya dengan baik dan benar, bukan hanya sekedar hapalan saja untuk sekedar di copy dan paste, lalu di-ceramah-kan dimana-mana. Dakwah yang paling efektif itu dilakukan dengan contoh, bukan hanya dengan kata-kata saja, jauh lebih baik membuat ” Karya Nyata ” daripada ” Karya Kata “.  Salah satu contoh , ketika kita membaca QS . Al Waaqi’ah 68 :

68. Maka apakah kamu memperhatikan air yang kamu minum ?.

Mungkin orang lain hanya akan membaca dan menghapalkannya dengan begitu saja. Namun bagi yang berpikir itu lain, kita akan langsung menurut pada perintah Allah SWT dengan langsung mempelajari air . Ternyata air itu sangat luar biasa ketika diselidiki. Air itu terdiri dari H2O, Molekular Atom Hydrogen dua dan molekular Atom Oksigen satu. Ketika di teliti lebih lanjut, ternyata molekular Hydrogen bisa dipisahkan dari molekular Oksigen, dan ternyata Hydrogen itu mudah terbakar. Jadi untuk mereka yang mampu berpikir dengan baik dan benar, dari satu ayat saja sudah mampu menjawab kesulitan masyarakat dalam segi energy . Kita mampu membuat bahan bakar dari air, dan itu sudah di aplikasikan secara bertahap, mulai dari dari keluarg , lalu komunitas dan seterusnya .

Satu lagi contoh , ketika kita membaca QS An Nuur 45 :

45. dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, Maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Bagi mereka yang berpikir dengan baik dan benar, maka dia akan meneliti, air jenis apakah yang menjadikan mahluk melata itu. Setelah di teliti, ternyata sungguh sangat luar biasa, Allah SWT benar-benar menciptakan mahluk-Nya dengan tatanan hebat yang disesuaikan dengan lingkungan tempat dimana dia hidup. Pertama kali di teliti adalah mahluk melata dengan jasad renik atau mikroba. Ternyata memang mengandung cairan yang mudah sekali dirubah dengan cara tertentu , sehingga sifat merugikan mereka bisa di ubah menjadi sifat menguntungkan. Akhirnya dari mikroba yang merugikan, bisa dikembangkan menjadi mikroba yang menguntungkan bernama DZA. Mikroba ini sekarang dikembangkaan salah satunya adalah untuk menjadi pupuk pertanian alami, yang mampu membantu petani untuk segi kualitas dan kuantitas tanaman. Juga mikroba untuk menjadi pupuk ini bisa di dapat secara cuma-cuma.  Sekali lagi pupuk ini gratis untuk masyarakat.

Sebetulnya masih banyak teknologi baru yang terinspirasi dari ayat-ayat Al-Qur’an dan sudah di aplikasikan di umat . Untuk sementara baru 21 teknologi yang dikembangkan , juga tepat guna bagi umat . Inilah seharusnya wajah ISLAMI , yang akan memajukan umat dengan cara yang tepat sesuai tuntunan Allah SWT .

Marilah kita bersama-sama memajukan umat dan membangun umat. Lupakanlah segala perbedaan pendapat yang sebetulnya masing-masing hanya melihat dari sisi berbeda. Marilah pula kita menghadapi perbedaan pendapat itu secara islami, tidak perlu panas meskipun nama kita diburukkan sedemikian rupa, tidak perlu pula kita membalas dengan cara yang sama, meskipun kita mampu membalas dengan tuduhan yang lebih bisa dipertanggungjawabkan, namun apabila kita mampu bersabar dengan memaklumi mereka, apa salahnya itu kita lakukan. Terbukti seperti sekarang, semakin nama kita diburukkan oleh seseorang, semakin banyak pula orang yang ber-tabayyun secara benar pada kita, dengan tabayyun sebenar-benarnya tabayyun, dan rata-rata mereka memiliki komunitas, dan pada akhirnya merapat pada kita.

Allah SWT memberikan hikmah luar biasa ketika kita ber-sabar di dalam menghadapi ujian berupa “tuduhan-tuduhan” seperti ini, teman kita akan bertambah sangat banyak, karena mereka semua akan tahu, semua tuduhan itu hanya berdasarkan selera pikiran dan angan-angan para penuduh itu.  Seperti kita sedang berhadapan dengan seseorang, tangan kanan kita akan terlihat di bagian sebelah kiri di hadapan orang tersebut. Begitupun seperti kita sedang berbicara dengan orang yang berada dihadapan, tangan kanannya akan terlihat di sisi kiri kita, namun ketika berjabatan tangan, semua menjadi harmonis dan pas, karena yang berjabatan tangan itu adalah tangan kanan dengan tangan kanan, bukan tangan kanan dengan tangan kiri karena terlihat sejajar dan lurus ketika berhadapan .

Sebagaimana biasa, apa yang bisa kita lakukan hari ini untuk umat ?

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | 1 Comment

Konsep Bela Diri Hikmatul Iman

Tidak seperti konsep-konsep beladiri perguruan silat sejenis, HI bukanlah berakar dari perkembangan beladiri tradisional melainkan lahir dari pengalaman-pengalaman dalam situasi beladiri modern.(Looking Within: The Science of Inner Power) Konsep yang dikembangkan oleh perguruan ini adalah ilmu silat,tenaga dalam dan tenaga metafisik.

Ilmu silat

Diajarkan pula teknik atau jurus-jurus dengan menggunakan senjata. Ada 18 senjata yang dipergunakan di LSBD HI. Selain itu ada satu senjata khas LSBD HI yang belum pernah diperkenalkan sebab terlalu berbahaya dan senjata tersebut termasuk ke dalam senjata rahasia. Dan sebenarnya, tangan serta kaki yang sudah terlatih adalah senjata yang sangat ampuh, apalagi bila dalam pelaksanaannya digabungkan dengan Tenaga Dalam dan Tenaga Metafisik. Ada beberapa rahasia gerakan yang tidak dapat ditangkis oleh lawan meskipun lawan dalam keadaan siap. Jurus ini hanya ada di LSBD HI dan tidak diajarkan di perguruan-perguruan beladiri yang lain. Syarat yang paling utama dalam bertarung adalah mentalitas. Yaitu keberanian, Ketenangan dan kepercayaan diri, baru setelah itu adalah kemampuan.

Kemampuan tanpa keberanian ibarat pisau tajam dalam sarungnya, tidak ada gunanya. Tetapi keberanian tanpa kemampuan adalah konyol. Jadi kedua-duanya harus bersatu. Kemampuan Anda akan memuncak dengan mentalitas yang tinggi, sebab dengan mentalitas yang baik Anda tidak akan ragu-ragu dalam memasukkan pukulan dan menghentakan tenaga. Dengan keberanian, Anda tidak akan takut saat bertarung.

Tenaga dalam

Pada dasarnya setiap orang memiliki apa yang disebut dengan Tenaga Dalam (TD), hanya saja mereka tidak mengetahui bagaimana cara membangkitkan atau mengembangkannya. TD itu sudah ada sejak manusia dilahirkan ke bumi.

Manusia memiliki unsur kimia tubuh (body chemistry) yang bernama ATP (Adenosin Tri Phospate). ATP ini dapat berubah menjadi energi melalui proses metabolisme tubuh. Secara sederhana dapat ditulis sebagai berikut:O2 + ATP + Glikogen Energi.

Energi yang dihasilkan ATP tersebut sangat berlimpah-ruah. Malah dapat dijadikan sebagai kekuatan yang luar biasa apabila manusia dalam kondisi kejiwaan tertentu, seperti terhipnotis, panik, tidur berjalan atau trance. Selain itu, ATP juga berfungsi sebagai energi cadangan. Misalnya, setelah kita berolah raga dan kecapaian kemudian bila diistirahatkan sejenak maka tubuh kita akan pulih kembali. Berdasarkan penelitian, energi yang dihasilkan oleh ATP dalam keadaan sehari-hari hanya menggunakan sekitar 2.5% dari seluruh fasilitas energi tubuhnya. Sedangkan yang 97.5% lainnya tersembunyi sebagai cadangan.

Tenaga Dalam adalah suatu energi yang berpusat pada syaraf-syaraf di sekitar ulu hati dan setelah dibangkitkan akan berkumpul pada salah satu bagian tubuh yang disebut dengan solar plexus atau ada juga yang menyebutnya kundalini. Menurut berbagai sumber, Kundalini merupakan bagian dari tubuh manusia yang berbentuk 3.5 lingkaran, terdapat di antara tulang ekor dan kemaluan di bawah pusar. Bentuknya seperti ular yang sedang bergulung atau melingkar. Sebagai catatan, solar plexus bukan merupakan organ tubuh manusia.

Kundalini ini berfungsi sebagai tempat berkumpulnya energi yang dalam berbagai macam istilah disebut Chi, Khi, Kesah, Lwee-Kang, Sin-Kang, Iwe-Kang atau yang lazim disebut dengan tenaga dalam. Dalam hal ini perlu dijelaskan bahwa sumber TD adalah ulu hati, bukan solar plexus seperti anggapan orang selama ini. Padahal Solar Plexus adalah tempat berkumpulnya energi cadangan tersebut setelah dibangkitkan. Karena kesalahpahaman itu orang lain memerlukan waktu yang sangat lama dalam mempelajari Tenaga Dalam.

Dalam proses perangsangan, energi dari hasil reaksi ATP memiliki proses tertentu. Ketika oksigen dihisap secara normal oksigen hanya digunakan sebatas membantu lancarnya peredaran darah, melancarkan metabolisme tubuh dan mensuplai otak dengan kadar yang cukup. Oksigen juga merangsang energi yang ada dalam tubuh untuk menghidupkan aktivitas tubuh yang sempit sekali, hanya cukup untuk menggerakan tubuh secara normal.

Tetapi lain halnya dengan pengambilan oksigen secara khusus dalam latihan TD, untuk membangkitkan TD diperlukan oksigen yang banyak dan efektif. Satu-satunya jalan ialah dengan cara mengubah pernapasan biasa menjadi pernapasan special, yaitu dengan mengoptimalkan oksigen yang masuk jangan sampai terbuang percuma sedangkan untuk bagian lain harus seimbang.

Untuk membangkitkan energi cadangan secara cepat, oksigen harus diputarkan secara cepat pula ke seluruh tubuh dan membuang gas beracun CO2 secara cepat. Karena itu, saat membuang napas badan harus dikejangkan. Dengan pengejangan tubuh, Oksigen akan berputar membentuk pusaran energi yg menyerap seluruh energi di tubuh yang tersebar dan tersembunyi. Sedangkan pembuangan gas beracun dilakukan dengan cara membuang napas melalui mulut.

Bila kedua hal tersebut dilakukan maka oksigen yang berputar di dalam tubuh kita adalah oksigen bersih tanpa CO2. Ini salah satu rahasia juga, mengapa orang-orang yang mempelajari Tenaga Dalam secara benar selalu sehat dan jarang sakit.

Kebanyakan tenaga dalam lebih efektif apabila digunakan dalam pertempuran, sebab memiliki daya hancur yang tinggi dan memilki daya penyembuh yang tinggi pula. Berbeda jauh dengan tenaga metafisik. Tenaga metafisik di dalam memengaruhi suatu objek sangatlah halus, bahkan dapat dikatakan prosesnya tidak terasa tetapi hasilnya nyata.

Tenaga metafisika

Tenaga metafisik adalah energi yang menyelubungi tubuh manusia berupa aura. Energi ini dapat diperkuat melalui penyerapan tenaga dari alam. Apabila energi ini sudah kuat, gelombang frekuensi energi tersebut dapat diubah-ubah menjadi berbagai macam bentuk, jenis maupun sifat sebagaimana yang kita inginkan.

Keberadaan tenaga inj dapat dibuktikan dan dapat digambarkan secara visual melalui pemotretan dengan kamera KIRLIAN, yaitu sejenis kamera yang dapat mendeteksi sekaligus menggambarkan lingkaran energi yang menyelubungi tubuh manusia. Setiap mahluk yang bernyawa pasti memiliki energi metafisika ini. Kekuatan ini terdiri dari ion-ion positif dan negatif sehingga dapat dimodifikasi dengan kekuatan tanpa batas, dengan catatan energi dimiliki orang tersebut besar sekali, dan itu bisa dilatih.

Tenaga ini memiliki jenis atau ras tersendiri dan mempunyai sifat hukum tersendiri. Kegunaannya sangat banyak sekali, bahkan tanpa batas. Asal kita mau memperkuatnya dengan jalan menyerap tenaga dari alam. Dengan kekuatan energi metafisik ini, kita dapat melakukan pengobatan, pertahanan jarak jauh, lari cepat, melawan dan menghancurkan jin, dan ribuan kegunaan lainnya.

Kekuatan metafisik ini tanpa batas, selama kita mau memperkuatnya. Didalam Al-Quran surat Ar-Raad:11 dinyatakan bahwa manusia dijaga oleh sesuatu yang dibahaskan dalam tafsir Al-Quran dengan istilah malaikat, mungkin zaman dulu belum ada istilah energi sebab apabila yang dimaksudkan adalah malaikat, Al-Quran biasanya menyatakan dengan namanya, misalnya Malaikat Jibril. Energi ini yang kita kembangkan sehingga menjadi dahsyat sekali.

Tiga golongan tenaga metafisik

1. Tenaga metafisik hitam murni

Merupakan suatu jenis tenaga metafisik yang di dalam mendapatkannya dengan cara-cara sesat. Misalnya harus meminum darah bayi setiap bulan sekali sampai ilmunya sempurna, harus juga meminum darah perawan sebanyak yang telah ditentukan, dan lain sebagainya yang sifatnya sesat serta dikutuk oleh seluruh agama.

2. Tenaga metafisik golongan hitam berselubung putih

Yaitu suatu jenis tenaga metafisik yang di dalam mendapatkannya melalui jalan yang kelihatannya baik, tetapi menjurus kepada bid`ah dan syirik. Tenaga metafisik semacam ini biasanya menggunakan mantera-mantera keagamaan atau syarat-syarat yang sifatnya ritual. Misalnya dengan berpuasa kepada ayat-ayat suci Al-Quran dengan niat untuk mendapatkan ilmu, wirid-wirid yang mengada-ada, mantera-mantera dalam bahasa arab atau bahasa agama yang dianutnya, dan lain sebagainya seperti yang sudah dijelaskan dalam point penjelasan tenaga metafisik bantuan jin. ( berpuasa itu baik , berwirid juga baik , selama menuruti ajaran agama, yang tidak baik itu adalah orang yang tidak mau beribadah , tetapi menginginkan ilmu metafisika )

3. Tenaga Metafisik Golongan Putih

“Lalu kami tundukan angin kencang untuk dia, angin mana saja dapat berhembus ke mana saja menurut kemauannya. Dan kami tundukkan pula untuk dia syetan-syetan, semuanya ahli bangunan dan penyelam. Dan syetan-syetan yang lain yang membangkang bersama-sama diikat dengan belenggu. Inilah tiga ni`mat utama yang Kami karuniakan kepadamu, boleh engkau berikan kepada orang lain atau engkau tahan untuk dinikmati sendiri tanpa pertanggungjawabannya.” (QS Shaad : 36-39)

Jadi sudah jelas bahwa tenaga metafisik yang diturunkan Allah SWT dapat diturunkan kepada orang lain, tetapi pertanggungjawabannya di akhirat kelak sangat berat.

Tingkatan Ilmu

Sampai saat ini ilmu-ilmu baik tenaga dalam, metafisika, maupun ilmu silat terus berkembang, dan belum semua ilmu diturunkan. Ilmu yang ditelah turunkan masih dalam tingkatan Angin, tingkatan pertama dari lima tingkatan besar (Angin, Air, Bumi, Logam/Kayu, dan Api). Lima tingkatan besar ini adalah yang pertama. Untuk tingkatan selanjutnya belum diberi nama.

Posted in LSBD Hikmatul Iman | Tagged , , , , , | Leave a comment

Sejarah Hikmatul Iman

Yayasan Hikmatul Iman Indonesia lahir melalui akta pendirian pada tanggal 20 April 1989 didirikan oleh Dicky Zainal Arifin yang sekaligus sebagai Guru Utama LSBD HI Indonesia. Pada awalnya lembaga ini bernama Al-Hikmatul Iman, namun dikarenakan menurut tata bahasa dinilai kurang tepat, nama tersebut diganti menjadi Hikmatul Iman.

Yayasan Hikmatul Iman Indonesia mengemban misi untuk turut mengembangkan kehidupan pendidikan, sosial dan ekonomi, disamping itu pembinaan mental dan spiritual terhadap generasi muda dilakukan oleh yayasan ini sehingga akhlakul karimah dan ketaatan pribadi muslim tersentuh untuk menciptakan manusia yang cukup mampu ilmu dan amalnya guna pengembangan syi`ar Islam di zaman ini.

Ada 3 materi utama yang diajarkan yaitu tenaga dalam, tenaga metafisik, dan ilmu silat. LSBD HI merupakan perguruan dengan aliran beladiri tersendiri dan tidak berafiliasi dengan perguruan manapun.

Maksud dan tujuan pendirian yayasan Hikmatul Iman Indonesia adalah untuk:

  • Membina dan mengembangkan syiar Islam.
  • Membentuk pribadi yang berakhlakul karimah.
  • Menggalang pembinaan mental spiritual terhadap generasi muda guna membentuk manusia seutuhnya yang bertaqwa kepada Allah SWT.
  • Membantu pemerintah dalam pembangunan nasional, terutama di bidang pendidikan, sosial dan ekonomi.
  • Membantu program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat.

Posted in LSBD Hikmatul Iman | Tagged , , , , | Leave a comment

Perbedaan antara “Tabayyun” dengan “Menuduh”

Tabayyun atau Konfirmasi adalah satu cara untuk mengungkap kebenaran secara objektif dan bijak tanpa dipengaruhi oleh pihak lain yang menghasut. Tabayyun hanya dapat dilakukan oleh mereka yang memiliki kecerdasan yang cukup, juga memiliki pengetahuan yang cukup pula .

Sedangkan Menuduh adalah langsung meng-hakim-i dan mem-vonis dengan berbagai macam kecurigaan dan pendapat pikirannya secara subjektif, tanpa mau mendengar dan mempertimbangkannya secara objektif, karena dipengaruhi kebencian pribadi, atau karena pikirannya sudah dipenuhi oleh hasutan. Ini terjadi pada mereka yang kecerdasannya harus dibantu, dan pengetahuan sangat kurang mencukupi

dan kalau ada dua golongan dari mereka yang beriman itu berperang hendaklah kamu damaikan antara keduanya! tapi kalau yang satu melanggar Perjanjian terhadap yang lain, hendaklah yang melanggar Perjanjian itu kamu perangi sampai surut kembali pada perintah Allah. kalau Dia telah surut, damaikanlah antara keduanya menurut keadilan, dan hendaklah kamu Berlaku adil; Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang Berlaku adil. ( QS. Al- Hujuraat 9 )

orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. ( QS. Al-Hujuraat 10 )

Peran sebuah Majelis adalah untuk menyikapi konflik di umat secara netral dan tanpa memihak. Apabila terjadi pemihakkan pada satu golongan, maka peran mereka sudah tidak bisa diharapkan lagi. Berarti harus menggunakan lembaga lain yang masih netral dan terdiri dari orang-orang yang berwawasan luas, dan mampu menganalisa dengan baik dan benar karena sesuai dengan kapasitas kemampuan mereka. Apabila suatu kasus ditangani oleh yang berwawasan kurang, maka yang akan terjadi adalah “penindasan pada pihak yang berbeda pendapat”.

Sesungguhnya kamu benar-benar dalam Keadaan berbeda pendapat    ( QS. Adz Dzariyaat 8 )

Memperkeruh suasana dengan menggosok atau menghasut pihak lain untuk membuat perpecahan di intern umat, memang sangat mudah. Cara yang paling mudah adalah dengan memperuncing perbedaan, agar terjadi silang pendapat.

Cara pemecah-belahan umat ini bukan hanya terjadi pada masa penjajahan belanda dulu, dengan politik devide et Impera, ini terjadi pada masa sekarang. Umat tidak boleh bersatu, karena kalau mereka bersatu, maka akan menjadi kuat, dan akan sangat sulit untuk dikuasai dan dikendalikan. Secara politis ini juga berbahaya, kalau umat bersatu, apalagi kalau umat berpikir dan cerdas, daya tawar mereka akan sangat kuat, dan itu akan sangat sulit mengarahkan mereka pada misi politik tertentu, karena mereka akan kritis dan juga akan mengganggu eksistensi para tokoh agama maupun politik, juga akan kritis pada para pengajar. Maka dengan cara apapun, umat harus tetap lemah agar mudah dikendalikan dan mudah dikasai. Mengadu domba ternyata sampai sekarang masih terbukti sangat ampuh, dan hal inilah yang harus umat waspadai. Waspada hanya akan terpenuhi apabila memiliki wawasan yang sangat luas.

Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang orang yang mendapat petunjuk.

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.

Berdasarkan petunjuk dari ayat ini, seharusnya kita memaklumi mereka yang sembarangan menuduh, karena tuduhan yang mereka layangkan itu hanya sesuai dengan “kadar ilmu mereka”. Sangat sulit bagi mereka untuk mempelajari hal-hal yang dianggap rumit seperti “Penelusuran” , “Penelitian” , “Penalaran” , “Penyadaran”. Wajar apabila mengambil jalan yang lebih mudah, yaitu tuduh dulu saja, soal lain belakangan. Perkataan seseorang dengan maksud “A” , akan diterjemahkan bagaikan bermaksud “B” , sehingga terjadi kesalahpahaman , dan akhirnya akan ada pihak yang ter-dzalimi.

Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dia-lah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment